Langsung ke konten utama

Fasada yang Dilemmatis, dalam Menghadapi Abad ke-21

Kata fasada dalam judul di atas itu adalah bahasa Al Quran yang berarti merusak. Begitu Allah SWT memberitahu para malaikat:
Inniy Jaa'ilun fiy lArdhi Khalifatan, sesungguhnya akan Kujadikan khalifah di bumi, para malaikat mengemukakan kata fasada tersebut. Ataj'alu fiyhaa Man Yufsidu fiyhaa, apakah Engkau akan menjadikan di atasnya yang akan merusak di atasnya? (S.Al Baqarah, 2:30).

Akan dikemukakan lagi tiga ayat yang mengandung kata fasada ini.
Wa idzaa Qiyla lahum laa Tufsiduw fiy lArdhi Qaaluw Innamaa Nahnu Mushlihuwna, apabila dikatakan kepada mereka janganlah kamu merusak di atas bumi, mereka berkata, sesungguhnya kami hanya berbuat baik. (S.Al Baqarah, 2:11)
Alaa innahum Humu lMufsiduwna wala-kin Laa Yasy'uruwna, ketahuilah, sesungguhnya mereka itu merusak tetapi mereka tidak sadar. (S. Al Baqarah, 2:12)
Zhahara lFasaadu fiy lBarri wa lBahri Bimaa Kasabat Aydi nNaasi, muncullah kerusakan di darat dan di laut akibat tangan-tangan manusia. (S.Ar Ruwm 41)

Dorongan Al Hawa, naluri mempertahankan diri dan meningkatkan kehidupan material, jalur yang dilalui iblis masuk ke dalam diri manusia, senantiasa bergesek dengan qalb (hati nurani), yang menjadi jati diri kemanusiaan. Hati nurani manusia yang lepas kontrol dari bimbingan wahyu, akan melemah dan akhirnya dapat dikalahkan oleh nalurinya sehingga mengakibatkan manusia itu merusak. Hati nuraninya menjadi kabur, lalu menyangka bahwa mereka sebenarnya berbuat baik. Sistem moral yang dianutnya bertopang pada keinginan nalurinya, keinginan yang mengacu pada asas manfaat, dan keasyik-maksyukan, utilitarianisme dan hedonisme.

***

Dalam buku World Dynamics, karya Jay W. Forrester, diterbitkan oleh Wright-Allen Press, Inc, Massachusetts, 1971, yang terdaftar pada Library of Congress dengan nomor katalog 70-57752, ada dikemukakan 8 butir mengenai kerusakan di global kita ini. Ke-8 butir itu saya sajikan di bawah ini, yang tentu saja saya olah kembali, dengan menambah materi, mengubah gaya penyajian dengan gaya saya sendiri.

1. Industrialisasi boleh dikatakan penyebab utama timbulnya gangguan terhadap keseimbangan dunia (world ecology) ketimbang peledakan penduduk (population explotion). Peledakan penduduk pada hakekatnya dapat dipandang sebagai akibat dari teknologi dan industrialisasi. (Obat-obatan manjur dan kesehatan masyarakat adalah hasil dari teknologi dan industrialisasi).

2. Dalam abad ke-21, kebudayaan akan diperhadapkan pada empat dilemma. Lumpuhnya masyarakat industri modern karena kekurangan sumberdaya alam, penduduk merana karena pencemaran, bahaya kelaparan karena berkurangnya produksi bahan makanan, terjadinya peperangan, penyakit, masyarakat yang tegang (stress) akibat hiruk-pikuk (crowding) baik secara fisis maupun secara psikologis.

3. Kebudayaan ummat manusia sekarang ini sesungguhnya secara material (ditakar dengan GNP) dalam kondisi abad keemasan (golden age), artinya rata-rata kwalitas kehidupan material lebih tinggi dari abad-abad yang lalu dan pula insyaAllah lebih tinggi dalam abad-abad mendatang.

4. Upaya-upaya yang diarahkan pada pengendalian jumlah penduduk mengandung keadaan potensial timbulnya serangan balik. Yaitu apabila jumlah penduduk dapat ditekan seperti yang diharapkan, maka keberhasilan ini menyebabkan persediaan bahan makanan per kapita akan meningkat, standar kehidupan material juga akan meningkat. Perbaikan-perbaikan ini akan melemahkan mekanisme pengendalian penduduk, lalu menjadi bumerang yang memicu pelatuk yang memacu peningkatan jumlah penduduk kembali.

5. Tingginya standar kehidupan material dari masyarakat industri modern adalah hasil dari produksi komoditi. Akan tetapi karena lahan untuk produksi makanan terbatas, juga sumberdaya alam untuk industrialisasi terbatas pula, akhirnya standar kehidupan yang tinggi itu akan jatuh terhempas ke bawah.

6. Tidaklah realistis harapan negara-negara yang belum maju (selatan) untuk dapat mencapai standar kehidupan material yang tinggi seperti negara-negara industri (utara). Adalah suatu kenyataan bahwa hal ini disebabkan oleh sumberdaya alam yang telah dilahap oleh negara-negara utara, sehingga orang-orang selatan tidak mendapatkan lagi bahagian yang cukup untuk mengejar orang-orang utara itu. Sumberdaya alam yang dilahap oleh orang-orang utara per kapita adalah sekitar 20 sampai 50 kali jumlahnya yang dikonsumsi oleh orang-orang selatan per kapita. Jurang yang menganga antara utara dengan selatan itu insyaAllah akhirnya akan tertimbun dengan sunnatuLlah hukum bejana berhubung-hubungan dalam kehidupan sistem sosial. Standar kehidupan material orang-orang utara akan menurun, sedangkan pada pihak selatan akan menanjak. Dengan menurunnya standar kehidupan material masyarakat industri itu, maka tidaklah akan tercapai masyarakat informasi, seperti yang diramalkan oleh sebagian kecil peramal modern (futurelog).

7. Masyarakat yang tinggi kadar industrialisasinya tidak akan dapat bertahan lama, ibarat nyala lilin yang padam dengan sendirinya, karena terlalu rakus melahap sumberdaya alam. Walaupun ditunjang teknologi canggih untuk mendaur ulang sumberdaya alam itu, namun akan mengalami ketegangan internasional karena pencemaran. Hak asasi masyarakat untuk dapat hidup dalam lingkungan yang sehat akan menjadi isu sentral dalam skala internasional.

8. Dalam menghadapi empat dilemma seperti yang dikemukakan dalam butir dua, negara-negara selatan akan lebih mampu bertahan ketimbang negara-negara utara. Kerakusan orang-orang utara melahap sumberdaya alam 20 sampai 50 kali itu menyebabkan lingkungan hidup negara-negara utara akan menerima beban pencemaran 20 sampai 50 kali juga. Inilah yang menyebabkan negara-negara utara itu akan lebih rapuh dalam menghadapi keempat dilemma itu dalam abad ke-21 nanti insyaAllah. WaLlahu a'lamu bishshawab

*** Makassar, 6 Februari 1994 [H.Muh.Nur Abdurrahman]



KUMPULAN TULISAN H.M. NUR ABDURRAHMAN
(Dari Kolom Tetap Harian FAJAR bertajuk "Wahyu dan Akal - Iman dan Ilmu")

Kunjungi juga:

Komentar

Postingan populer dari blog ini

8 Jenis Bahan Kain Untuk Membuat jaket levis double kerah

Jacket yakni pakaian fesyen luar yang panjang rata-rata takat pinggang atau pinggul, kebaikannya selama menahan angin dan menghangatkan batang tubuh jam hawa dingin. Model Jakcet buat lelaki dan perempuan umumnya bertikai, terpenting dari seleksian warna, penggalan dan tataannya.Jaket yakni pakaian fesyen luar yang panjang umumnya sampai pinggang atau pinggul, utilitasnya perlu menahan angin dan menghangatkan awak demi iklim dingin. Model Jaket menurut pria dan wanita umumnya divergen, terutama dari opsi warna, reduksi dan motifnya. Hampir segala Jaket memanfaatkan bukaan seraya resleting atau kancing pada biro pendahuluan yang terpatok dari leher sempadan ujung bawahnya. walakin, ada beberapa Jacket lagi yang tidak ada bukaan pada bentuk pendahuluannya. Selain modelnya, suku tujuan kain yang dipakai buat pembuatan Jaket serta beraneka segak. Mulai dari alamat Jakcet yang tipis dan tebal, ada lumayan yang anti air dan angin, engat petunjuk Jaket dari kulit alami. Tapi tidak seluruhnya ...

Halo Sahabat Inilah DiaKiat Memakai Busana Ihram bagi Lelaki dan Perempuan

Ihram yakni laksana seseorang yang selepas beniat menjelang merealisasikan ibadah haji dan atau umrah. Mereka yang membuat ihram disebut seraya istilah tunggal "muhrim" dan reguler "muhrimun". kadet jamaah haji dan umrah pantas memenuhinya sebelum di miqat dan diakhiri serupa tahallul. Baca juga: travel umroh jakarta timur seragam ihram yang digunakan ialah stelan suci yang tiada boleh dijahit (bagi laki-laki) dan disunnahkan berupa putih. karena mengenakan stelan ihram ini penting men catat dimulainya ibadah haji atau umrah dari dari miqatnya. selanjutnya desain memasang costum ihram: BAGI pria: busana ihram lega pria terdiri dari dua helai kain, satu eksemplar membalut awak dari pinggang had di kaki (gunung) lutut dan sehelai tambah diselempangkan tiba dari bahu kiri ke kolong ketiak kanan. Selengkapnya dapat dilihat ala gambar: 1.Pilihlah satu helai kain yang lebih panjang akan dipakai di penggalan kecil jasmani 2.Bentangkan status kedua kaki, lewat sarungkan kai...

Tahukah Anda Inilah DiaPetunjuk Memakai Baju Ihram bagi Pria dan Perempuan

Ihram yakni suasana seseorang yang selepas beniat menurut mengoperasikan ibadah haji dan atau umrah. Mereka yang mengaci-acikan ihram disebut sambil terma tunggal "muhrim" dan jamak "muhrimun". benih jamaah haji dan umrah mesti membandingkannya sebelum di miqat dan diakhiri bersama-sama tahallul. Baca juga: travel haji dan umroh jakarta setelan ihram yang digunakan ialah pakaian suci yang bukan boleh dijahit (bagi putra) dan disunnahkan berupa putih. pakai mengenakan seragam ihram ini berguna mengenali dimulainya ibadah haji atau umrah dari dari miqatnya. Berikut langgam menumpang stelan ihram: BAGI laki-laki: setelan ihram di pria terdiri dari dua carik kain, satu helai perih raga dari pinggang takat di lembah (bukit) lutut dan sehelai terus diselempangkan per dari bahu kiri ke kaki (gunung) ketiak kanan. Selengkapnya bisa dilihat tenang gambar: 1.Pilihlah satu lembar kain yang bertambah panjang perlu dipakai di pihak dasar jasmani 2.Bentangkan prestise kedua kaki,...